Selasa, 22 Februari 2022

Bab 2 Manusia Sebagai Makhluk Allah

sumber pinterest

Materi bab 2 terdiri atas :

  1. Kemegahan alam ciptaan Allah SWT
  2. Konsep Sunnatullah
  3. Posisi manusia diantara makhluk ciptaan Allah SWT
  4. Manusia sebagai khalifatan fil ardh
Manusia adalah ciptaan Allah Swt yang paling sempurna dan sebaik-baik ciptaan dibanding dengan makhluk - makhluk Allah SWT yang lain. kesempurnaan manusia akan menjadi berharga apabila manusia memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada sang pencipta.

2.1 Kemegahan Alam Ciptaan Allah SWT

Manusia memiliki banyak keistimewaan dari yang lain. Manusia oleh Allah SWT diciptakan dalam keadaan unik. tidak ada dua diri yang sama. 

Allah itu maha indah menyukai keindahan boleh saja kita memakai pakaian yang indah dan alas kaki yang bagus (menurut kita) namun hendaknya kita memperbagus hati. tidak hanya indah dari luar saja melainkan indah dari dalam.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan hal ini secara lebih terperinci pada keterangan berikut, “Keindahan Allah Azza wa Jalla ada empat tingkatan; Pertama: keindahan dzat, kedua: keindahan sifat, ketiga: keindahan perbuatan dan keempat: keindahan nama. Atas dasar itu, semua nama Allah Azza wa Jalla Maha Indah, seluruh sifat-Nya Maha Sempurna, dan semua perbuatan-Nya mengandung hikmah, kemaslahatan (kebaikan) dan keadilan serta rahmat (kasih-sayang). Adapun keindahan dzat dan apa yang ada padanya, maka ini adalah perkara yang tidak bisa dicapai dan diketahui oleh selain Allah Azza wa Jalla. Semua makhluk tidak memiliki pengetahuan tentang itu kecuali (sedikit) pengetahuan yang dengan itulah Dia Azza wa Jalla memperkenalkan diri-Nya kepada hamba-hamba yang dimuliakan-Nya.

Manusia memang ibarat sebutir pasir di tengah-tengah jagat raya yang penuh galaksi menakjubkan. Di satu sisi, di hadapan jagat raya itu manusia bisa bercermin betapa kecil dirinya. Alam lebih kuat dan mampu menaklukkan manusia. Siapa bisa menjinakkan badai gurun, tornado, gempa bumi, tsunami dan letusan gunung berapi? Alam raya menjadi stempel maha karya Allah. Di sisi lain, di hadapan keagungan dan kekudusan Allah manusia bisa bercermin pada nur kemuliaan-Nya yang berkilau atas dirinya yang hina-dina. Ia hidup dalam kefanaan dan kecenderungan untuk mengikuti berbagai nafsu yang merugikan dirinya sendiri dan sesamanya manusia. Namun Allah memberikan kemuliaan sebagai citra-Nya dan karunia untuk menaklukkan alam.

2.2 Konsep Sunnatullah

Seluruh muka bumi ini dan jagad raya ini tidak terjadi secara kebetulan. benda - benda ini jagad ini sudah diikat dalam aturan yang telah ditetapkan penciptan-Nya.

Allah SWT tak hanya menetapkan aturan bagi makhluk mati, seperti planet, tumbuhan, dan hewan. Dia juga menerapkan hukum bagi manusia. Aturan itu ada yang berkaitan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan Allah. Kita lazim menyebutnya dengan nama sunatullah, dua kata yang berasal dari kata sunnah dan Allah.

Art Sunnah berarti perjalanan dan cara. dengan demikian, sunatullah dijelaskan sebagai cara yang diikuti dan yang berlaku dalam hubungan antara Allah dan Manusia.

Hukum ini juga disebabkan sikap dan perbuatan mereka terhadap syariat Allah dan risalah para nabi yang melahir dan ketetapan - ketetapan mereka di dunia dan di akhirat.

Salah satu sunatullah yang berlaku adalah ketika mendapatkan pasti akan berhadapan dengan setan. sunatullah sudah berlaku manusia sejak nabi Adam AS diciptakan.

Setan tidak rela membiarkan manusia mengikuti petunjuk Allah ia akan berusaha untuk memastikan Manusia meninggalkan petunjuk.

Artinya, ketika kita mengikuti petunjuk, kita pasti akan berhadapan dengan setan yang ada untuk menguji sejauh mana kita mengikuti petunjuk.

2.3 Posisi Manusia di Antara Makhluk Ciptaan Allah SWT

Manusia merupakan Citaan Allah yang paling sempurna. serta memiliki segala potensi yang dimiliki manusia mampu menciptakan berbagai macam teknologi modern.

dengan segala kemampuannya manusia mampu menembus ruang angkasa yang jauh disana atas kekuasaan Allah yang Maha Mulia sebagaimana dalam firman-Nya, " Hai jamaah jin dan Manusia, jika kamu sanggup menembus penjuru langit dan bumi maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan ( teknologi) .(QS. Ar Rahman [55]: 33)

Berkat karunia Tuhan manusia bisa memperoleh berbagai pengetahuan yang sangat berguna untuk kemaslahatan di dunia.

Sehingga menjadi keniscayaan jika manusia harus memaksimalkan potensi otaknya untuk mengarungi lautan kehidupan di dunia yang fana ini.

dengan demikian kesempurnaan manusia sebagai Tuhan terealisasi dan termanifestasi melalui berbagai macam prestise dan pencapaian yang diperoleh.

2.4 Manusia Sebagai Khalifatan fil Ardh

Manusia adalah Makhluk tuhan yang diberi tanggung-jawab untuk mengelola kehidupan di muka bumi atau dalam istilah Al-Quran disebut Khalifah fil ardh sebagai khalifah tugas utama manusia adalah mewujudkan kmakmuran, kesejahteraan dan kedamaian bagi semua makhluk di alam semesta (rahmatan lil alamin).

Tugas suci perbaikan moral hendaknya dimulai dari diri sendiri yaitu dengan menata pikiran, hati dan seksualitas (syahwat) sehingga semua terkontrol dengan baik.

Tujuannya, menjadi manusia berguna bukan hanya diri sendiri melainkan juga bagi keluar ga dan masyarakat luas

Daftar Pustaka:

daud, yunus. Mengagumi Kebesaran Allah Melalui Keindahan Ciptaan-Nya di Bumi. https://mesjidui.ui.ac.id/mengagumi-kebesaran-allah-melalui-keindahan-ciptaan-nya-di-bumi/. diakses pada 23 Februari 2022 pukul 10.22 WIT.

ichsan, Syalaby.Kita Sering Sebut Sunnatullah, Apa Maksud Sebenarnya?. https://www.republika.co.id/berita/qbv1h2320/kita-sering-sebut-sunnatullah-apa-maksud-sebenarnya diakses pada 23 februari 2022 Pukul 10.52 WIT.

Mulia, Musdah. Manusia sebagai Khalifah fil Ardh. https://muslimahreformis.org/beranda/implementasi_tauhid/manusia-sebagai-khalifah-fil-ardh/#:~:text=Manusia%20adalah%20makhluk%20Tuhan%20yang,(rahmatan%20lil'%C3%A2lam%C3%AEn). diakses 24 februari 2022 Pukul 20.34 WIT

Zakaria, Samsul. Manusia makhluk paling ampuh. https://fis.uii.ac.id/blog/2010/04/23/manusia-makhluk-paling-ampuh/. Diakses 24 Februari  2022 Pukul  20.44 WIT

Zulkarnian. Penciptaan Manusia dari Tanah serta Potensi Kesombongannya. https://badilag.mahkamahagung.go.id/hikmah/publikasi/hikmah-badilag/penciptaan-manusia-dari-tanah-serta-potensi-kesombongannya-oleh-drs-zulkarnain-m-h-1-7. Diakses 24 Februari 2022 Pukul 20.46

smabasa. FITRAH MANUSIA DARI NOL (0) MENUJU KE (0) Sebuah Edukasi Kehidupan. https://smubatik1-slo.sch.id/blog/fitrah-manusia-dari-nol-0-menuju-ke-0-sebuah-edukasi-kehidupan/. Di akses 24 Februari 2022 Pukul  20.49

Selasa, 15 Februari 2022

Bab 1 Pendahuluan MPK Agama Islam

sumber: qureta.com

Kompetensi Dasar

  • Pengertian Kebenaran: Kebenaran Mutlak dan Kebenaran Sementara
  • Keterbatasan Ilmu Pengetahuan
  • Proses Berpikir Ilmiah
  • Proses Keimanan

Pengertian Kebenaran: Kebenaran Mutlak dan Kebenaran Sementara

Nilai Kebenaran dipandang terikat dengan ruang dan waktu. Kebenaran dibagi menjadi 2 sub yang pertama adalah kebenaran mutlak dan yang kedua Kebenaran Sementara, Berikut ini adalah penjelasannya:

sumber: grid.id

Kebenaran Mutlak

Manusia jelaslah bukan kebenaran mutlak dikarenakan manusia tidak memenuhi syarat - syaratnya dan manusia adalah makhluk ciptaan yang terbatas, bersifat subjektif dan dikuasai oleh ruang dan waktu. 

Bersifat subjektif  artinya terhadap objek yang sama manusia mempunyai sudut pandang atau pendapat yang berbeda - beda. kalau misal ada 2000 orang yang dimintai pendapat akan suatu objek, maka akan ada 2000 macam pandangan yang berbeda-beda.

Jadi, kebenaran yang dilihatnya dari sudut pandang senduri dan itu sangat terbatas dan ini bersifat relatif, bukan absolut (mutlak). dikuasai ruang dan waktu mempunyai implikasi bahwa ia tidak maha tahu, bisa salah dan selalu berubah.

Kebenaran mutlak yang sejati itu harus datang dari luar manusia adapun manusia hanya bisa mempunyai  kebenaran relatif. tidak mungkin ada kebenaran mutlak di level manusia atau yang dibawahnya. Kebenaran Mutlak harus datang dari level yang tertinggi yang datang dari Allah SWT.

Kebenaran Sementara

Kebenaran Sementara atau biasa disebut dengan Kebenaran Relatif adalah Kebenaran manusia dari sudut pandangnya sendiri yang terbatas  terhadap kebenaran mutlak tersebut.

Dalam Kebenaran Ilmiah tidak ada satu pun yang bisa dikategorikan sebagai kebenaran mutlak. satu kebenaran temuan ilmiah pasti secara berkala akan digantikan oleh jenis kebenaran temuan lainnya yang lebih terbaru.

Teori demi teori akan mengganti posisi sebagai bentuk kebenaran sementara yang dipercaya oleh sebagian orang.

Jika peniliti memiliki nilai - nialai keimanan, tahapan keyakinan ketiga akan bisa dicapai setelah melalui dua tahapan keyakinan. kesadaran bahwa ilmu manusia serba terbatas; kesadaran bahwa ilmu hanyalah pemilik Allah SWT. kesadaran bahwa manusia hanyalah pengolah ilmu bukan pemilik ilmu. Maka keimanan dari seorang ilmuwan pasti akan bertambah.

Keterbatasan Ilmu Pengetahuan

sumber : apki.id


Allah SWT menciptakan Manusia Sebaik-baiknya dan Allah SWT memberikan pilahan kepada Manusia Mengikuti Fujur ataupun memilih taqwa kepada manusia. Akan tetapi kepada Makhluk selain Manusia dan Jin.

Allah SWT menetapkan ketetapan yang pasti, ketetapan yang tidak bisa diubah " Hukum Alam" Adalah ketetapan Allah SWT.

Keunggulkan manusia adalah pengethuan tentang segala yang ada di alam, Allah SWT menyiapkan Adam juga keturunannya, sebagai makhluk yang unggul dibanding yang lainnya. Manusia telah dipercaya menjadi Khalifah di atas Bumi.

Apakah Manusia Memiliki Keterbatasan Ilmu Pengetahuan?

Ilmu di manusia ibarat setetes air yang ada di samudera yang sangat luas. cara menguji bagaimana keterbatasan kita. coba bayangkan tentang Kampus Undiksha yang terletak di bali utara jika peng lihatan semakin naik undiksha hanyalah kampus kecil yang terletak di bali dan di indonesia memiliki beragam universitas. kita semakin naik di planet bumi maka undiksha hanyalah amat sangat kecil.

Apalagi di dunia sekitar ada ribuan universitas dan kampus, kalau kita melihat semakin jauh hingga antariksa bumi hanyalah satu satunya planet yang dapat dihuni oleh umat manusia.

Manusia memiliki keterbatasan dalam menganalisa antariksa. 

Proses Berpikir Ilmiah

arief-online.com            


Dari hasil percobaan yang telah dilakukan oleh manusia , tersusunlah pola-pola berfikir yang dianggap logis, sebagai bentuk pola berfikir ilmiah.

teori yang sempat dianut oleh banyak orang adalah sebagai berikut:

1. Charles Darwin dengan Teori Evolusi

Salah satu simpulan hasil kajian darwin yang diterima mentah-mentah oleh banyak ilmuwan itu adalah bahwa manusia-manusia masa kini merupakan hasul malih rupa dari wujud monyet secara evolutif menjadi manusia sungguhan.

tahun 200 setelah begitu lama teori evolusi menjadi pegangan para ilmuwan. harun yahya menulis buku begitu gamblang, menunjukan bukti-bukti kesalahan teori charles darwin.  yahya menunjukan bukti-bukti ilmiah yang menentang teori darwin.

Teori darwin telah terbantah mentah-mentah. bahkan harun yahya membongkar "manipulasi ilmiah di belakang teori Evolusi Darwin dan Motif-Motif Ideologisnya"

--
Proses berpikir ilmiah didahului oleh aneka bentuk keraguan, ketidakpercayaan, keheranan, keingintahuan, yang dilajutkan dengan kegiatan menyusun rancangan kegiatan pencarian jawaban atas segala keingintahuan itu.

Ketidakpercayaan dan empirisme menjadi kunci kegiatan ilmiah yang dipercaya sebagai tonggak awal kegiatan.

Sumber - sumber pengetahuan manusia dikelompokan atas sebagai berikut:
  • Pengalaman
  • Otoritas
  • Cara Berfikir Deduktif
  • Cara Berfikir Induktif
  • Berpikir Ilmiah Pendekatan Ilmuah
Berpikir adalah ciri untama bagi manusia. berfikir disebut juga sebagai proses bekerjanya akal. secara garis besar berfikir dapat dibedakan antara berfikir alamiah dan berfikir ilmiah. berfikir alamiah adalah pola penalaran yang berdasarkan kehidupan sehari-hari dari pengaruh alam sekelilingnya.

Proses Keimanan

sumber: jogja.tribunews.com


Berpikir dan bersikap ilmiah berbeda dengan prinsip Keimanan. Keimanan didahului oleh keyakinan-keyakianan tertentu.

seseorang yang beriman kepada eksistensi Allah, yang bersangkutan tidak perlu mencari bukti keberadaan Allah, dalam kondisi fisik.

Ada Jalan Menuju kebenaran haqqulyaqqim melaui hasil penelitian yang dilakukan oleh seseorang. keterangan mengenai hasil tersebut sebenarnya telah ada dan bisa di baca di dalam alquran. tetapi karena sifatnya manusia ingin membuktikan dengan rasio dan nafsu.

Penemuan dari penelitian Masaru Emoto tentang kristal air, barangkali, adalah salah satu bentuk temuan yang bisa mengantarakan  seseorang kepada kesadaran manusia.


Daftar Pustaka:

Karunia, Fadlilah. Yafeth, Meidy.Kebenaran Mutlak, Kebenaran Relatif, dan Kebenaran Virtual, https://www.kompasiana.com/ojidnatus/54ff8a14a33311894c510704/kebenaran-mutlak-kebenaran-relatif-dan-kebenaran-virtual. Diakses pada 17 Februari 2022 pukul 19.00.

siadari, Coki.Pengertian Berpikir Ilmiah Menurut Para Ahli, https://www.kumpulanpengertian.com/2018/11/pengertian-berpikir-ilmiah-menurut-para.html, Diakses pada 17 Februari 2022 Pukul 19.22.

Rabu, 09 Februari 2022

Biodata diri

Nama : irhan hisyam dwi nugroho

Nim : 2115091052

Program studi: sistem informasi

Rombel: 35 Agama Islam


Tugas Portfolio Ujian Akhir semester

Tugas  ke-9   Materi Bab 6 tediri atas Manusia makhluk belajar Konsep Pendidikan yang islami Kewajiban Belajar bagi muslim dan muslimah Kewa...